Prinsip Jurnalistik Dan Manfaatnya Di Masa Millenial
Jakarta - Kemajuan teknologi yang sangat pesat dan cepat berkembang telah membuat banyak media menjadi tempat nongkrong anak muda zaman millenial. Media sosial yang digandrungi oleh para pemuda masa kini telah mampu membuat peradaban dan dunia keilmuan semakin menjadi pesat perkembangannya. Namun sayangnya, masih banyak kawula muda yang buta dan tidak memanfaatkan kesempatan bermain media dengan bijak dan bermanfaat.
![]() |
| photo by : bmcsolutions |
Sebagai kader IPNU dan IPPNU kita harus mulai cermat saat berselancar di media sosial. Media sosial yang sifatnya partisipatif, terbuka, komunikatif telah mampu membuat banyak relasi diantara seluruh penduduk bumi. Kader yang cermat merupakan mereka yang mampu mengambil bagian untuk memajukan peradaban dengan teknologi. Sangat disayangkan, dengan keadaan media yang sifatnya terbuka dan demokratisasi yang menuntut kedewasaan berperilaku untuk setiap pemakainya jika tidak dimanfaatkan.
Memanfaatkan tren yang selanjutnya menjadi opini publik yang kuat adalah salah satu cara terbaik untuk memulai ambil bagian. Sebelum bertindak lebih lanjut dalam dunia jurnalistik, mohon untuk disimak beberapa pinsip jurnalistik di bawah ini ya. Karena dengan prinsip inilah, sebuah karya akan dihargai dan punya manfaat untuk seluruh penikmatnya.
Berikut prinsip jurnalistik :
1. Menyampaikan kebenaran
Sebagai pengguna media, penikmat media maupun penyaji media harus pandai memilah info mana yang akan disajikan, dinikmati dan juga dibagikan. Hal ini akan sangat berpengaruh dan merugikan keadaan dunia yang dengan mudahnya dapat diakses media dengan informasi yang hoax.
2. Setia kepada kepentingan warga
Bukan hanya bertanggungjawab dengan segenap informasi yang disajikan, sebagai penikmat jurnalistik juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat. Menjadi bagian dalam penyaji informasi bukanlah sesuatu hal yang harus menguntungkan diri sendiri dan merugikan orang lain.
3. Disiplin verifikasi
Sebelum menyajikan sebuah berita, sebaiknya mengkaji ulang apakah informasi yang akan dibagikan merupakan informasi yang benar, tidak menyinggung, tidak merugikan bahkan menjelekkan nama baik seseorang maupun orang yang dibenci sekalipun.
4. Tetap independen
Sebagai seorang jurnalis, haruslah bersikap independen. Tidak memihak sesuatu golongan atau mengabarkan hal-hal baik milik seseorang saja tanpa memperdulikan informasi yang disebarkan merupakan sesuatu hal penyebar kebecian, hanya demi sesuatu yang tidak etis dilakukan oleh jurnalis.
Sebenarnya masih ada 5 prinsip lagi yang perlu diperhatikan, namun intinya sama yaitu menjadi kualitas berita atau informasi yang kita sajikan agar tidak menyinggung oranglain, tidak untuk menguntungkan diri sendiri dan informasi yang disampaikan merupakan hasil aspirasi diri sendiri dan bukan hasil jiplakan.
Tunjukkan kreatifitasmu, Rekan dan Rekanita. Semua hal dalam jurnalistik butuh latihan, praktek dan jangan lupa untuk bersikap netral dengan media, masyarakat dan juga pemerintahan.

Komentar
Posting Komentar