Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

PERKUAT TALI SILATURRAHMI, IPNU IPPNU JAKSEL SAMBANGI RUMAH PARA SENIOR

Gambar
Jakarta –  Silaturrahmi yang dilakukan oleh Pengurus Cabang IPNU IPPNU Jaksel pada Kamis, 25 Mei 2017 bukan hanya kegiatan untuk sekedar mampir ngombe. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menjaga kebersamaan dan mengawal kader agar tetap saling terhubung dan bersinergi. Banyak hal menarik yang ditemukan oleh rombongan PC IPNU IPPNU Jaksel saat mengunjungi kediaman senior Rekan Kholid dan Rekan Fitroh, seperti diberikan cerita tentang bagaimana IPNU IPPNU Jaksel bisa berkembang. Rekan Kholid mengatakan, bahwa dulu dan sekarang ceritanya tidak jauh beda tentang masalah pengakaderan dan kurangnya kader yang militan. Beliau juga menambahkan bahwa perjuangan untuk terus mengembangkan IPNU IPPNU Jaksel sangatlah berat, jangan mementingkan kuantitas kader tapi pikirkanlah masalah kualitas kader militan. Karena bagi beliau, kader sedikit asal militan yang terdapat di kota metropolitan seperti Jakarta ini akan mampu berjuang dan bersemangat mengembangkan IPNU...

KONFERCAB PC IPPNU Jaksel Punya Cerita

Gambar
  Jakarta –  KONFERCAB yang berlangsung pada 11 Mei 2017 di Masjid Al Mughiroh Ciputat dan berakhir sore tadi terasa sangat menyentuh. Hal ini disebabkan tema yang diambil oleh panitia penyelenggara KONFERCAB yang terdengar biasa namun sangat dimaknai oleh peserta. Tema yang diangkat adalah “Menumbuhkan Militansi Kader IPPNU”.   Ririn Anggraini selaku ketua domisioner masa khidmat 2015-2017 juga sangat menaruh perhatian kepada perkembangan kualitas dan kuantitas kader yang militan di Cabang Kota Administrasi Jakarta Selatan. Dia juga menambahkan semoga di kepengurusan yang akan datang mampu menjadi yang terbaik dan lebih bekerja keras dalam pengkaderan. KONFERCAB yang diadakan secara sederhana, namun kekompakan panitia membuat acara menjadi lebih kondusif dan semakin menumbuhkan semangat militansi kader IPPNU. Semoga PP IPNU dan IPPNU terus menaungi dan mengarahkan kader-kader di bawahnya, mengingat kadar radikalisme di Indonesia terutama J...